Minggu, 29 Juli 2012

samsung mengalahkan htc

HTC kalah
tenar dari
Samsung,
sehingga
kurang
menjadi
merek
pilihan di kalangan para pengguna Android.
Setidaknya, demikian gambaran hasil survei yang
dilakukan di Inggris oleh firma riset YouGov.
"HTC sudah cukup lama kalah dalam persaingan
ini," kata Associate Director divisi teknologi dan
teknologi YouGov, Russell Feldman.
Disebutkannya, riset mereka menemukan bahwa
sejumlah pemilik ponsel HTC mengaku
mempertimbangkan masak-masak sebelum
membeli. Sebaliknya, para pengguna ponsel
Samsung percaya diri saat memutuskan untuk
membeli ponsel. Menurutnya, ini pertanda
mengkhawatirkan. Yang diuntungkan dalam hal
ini adalah Samsung.
"Merek Samsung kini lebih menjadi pilihan,
dengan para konsumennya yang loyal, serta
tingkat pertimbangan membeli dan ekspektasi
yang terus meningkat setiap tahunnya," tulis
laporan YouGov yang dilansir GomoNews, Jumat
(27/7/2012).
Temuan ini terlihat dari survei Smartphone,
Mobile Internet eXperience (SMIX) per kuartal
yang dilakukan YouGov terhadap 3.985 orang
dewasa Inggris dan menyasar 1.936 pengguna
smartphone.
SMIX mengungkapkan adanya penurunan tingkat
pertimbangan untuk membeli dan ekspektasi di
antara para pemilik smartphone HTC. Menurut
YouGov, ini adalah indikasi bahwa HTC harus
lebih serius mencari cara memasarkan
perangkatnya untuk memenangkan hati
konsumen.
Dari hasil survei, tingkat pertimbangan membeli
ponsel HTC jatuh 30 persen pada Juni 2012.
Persentase ini menurun dari sebelumnya 42
persen pada Juni tahun lalu. Pada periode yang
sama, tingkat ekspektasi terhadap HTC juga ikut
merosot dari sebelumnya 16 persen menjadi
hanya 9 persen.
Yang paling menarik dari survei ini adalah
kesimpulan YouGov tentang ketidakmampuan
konsumen membedakan handset HTC. Misalnya,
HTC meluncurkan 'Sensation', 'Sensation XE' dan
'Sensation XL'. Celakanya, HTC memutuskan
untuk meneruskan strategi semacam ini dengan
merilis seri 'One'.
Sebaliknya, Samsung mengecap sukses manis
dengan seri 'Galaxy' yang sangat populer di
kalangan konsumen pengguna ponsel Android
dan juga industri smartphone.
Kabar lebih buruknya lagi, meski HTC masih
punya 34 persen pengguna setia, sebagian besar
(66 persen) pengguna HTC memutuskan tidak
akan membeli smartphone HTC lagi. Di sini,
smartphone Samsung menjadi pilihan.
"HTC perlu melakukan evaluasi ulang terhadap
strategi pemasaran, iklan dan branding untuk
merangkul kembali konsumen dan
memenangkan hati konsumen baru," kata
Feldman.
Merek lain yang mengalami nasib sama seperti
HTC adalah Motorola. Mengandalkan nama
besar Google sebagai 'orangtua' mereka saja
tidak cukup sebagai backing kesuksesan mereka.
Bahkan Motorola dikatakan yang terburuk
kondisinya.
RAZR yang dibuat Motorola sebenarnya adalah
perangkat Android yang mengensankan dengan
layar boleh dibilang fantastik. Namun tetap saja,
konsumen masih lebih mempertimbangkan
membeli HTC dan Samsung Galaxy. Seperti HTC
Motorola pun perlu bekerja keras
memperkenalkan brand smartphone
Androidnya.
sumber : detiik.com

0 komentar

Posting Komentar